20 Macam Tipe Artikel yang Diterbitkan Jurnal Scopus

Kunci bagi mahasiswa doktoral untuk mengekstrak bab disertasi menjadi naskah publikasi internasional.

I. Artikel Berbasis Data Empiris

  • 1. Original Research Article (Full Paper): Naskah standar berbasis struktur IMRaD lengkap.
  • 2. Short Communication / Brief Report: Laporan ringkas temuan awal mendesak.
  • 3. Case Study Paper: Analisis mendalam kasus tunggal (SME, wilayah, fenomena spesifik).
  • 4. Methodological Article: Memperkenalkan metode/instrumen/algoritma pengukuran baru.
  • 5. Experimental / Lab Report: Hasil pengujian laboratorium terkontrol ketat.

II. Tinjauan & Sintesis Literatur

  • 6. Systematic Literature Review (SLR): Ulasan ketat dengan protokol terstandar (PRISMA).
  • 7. Meta-Analysis Paper: Menggabungkan dan menghitung kembali statistik data sekunder puluhan riset.
  • 8. Bibliometric Analysis: Analisis tren sitasi meta-jurnal via VOSviewer.
  • 9. Conceptual / Narrative Review: Ulasan kritis pakar untuk arah teori baru.
  • 10. Scoping Review: Pemetaan luas topik baru untuk mencari riset gap.

III. Diskusi Teoretis & Opini Ilmiah

  • 11. Theoretical Paper: Pengembangan model konseptual murni tanpa uji lapangan.
  • 12. Perspective / Opinion Article: Esai sudut pandang kritis pakar senior.
  • 13. Commentary Paper: Kritik konstruktif artikel riset yang baru terbit.
  • 14. Letter to the Editor: Tanggapan/koreksi resmi pembaca atas temuan jurnal.
  • 15. Debate / Forum Paper: Saling argumen antar-peneliti pada kasus kontroversial.

IV. Konten Pendukung & Data

  • 16. Data Descriptor (Data in Brief): Penjelasan dataset mentah siap pakai.
  • 17. Software Metadata Article: Memperkenalkan kode/aplikasi open-source ilmiah baru.
  • 18. Book Review: Evaluasi kritis terhadap buku ilmiah baru.
  • 19. Study Protocol: Publikasi rencana rancangan metodologi proyek riset.
  • 20. Corrigendum / Erratum: Pernyataan resmi koreksi kesalahan artikel terbit.